Selasa, 28 Februari 2012

Contekan Kelompok Bermain Belajar Baca

Kelompok yang ini lebih banyak belajar baca-tulis-iqro. Bagus, tapi belum sesuai buat Bisma, belum waktunya. Tetap ada nilai positif yang bisa saya ambil. Jadi punya bahan contekan cara memberi stimulasi di rumah. Hanya saja kalau belajar sendiri di rumah tidak bersama teman rame2 (belajar sosialisasi). Ngga apa2, insyaAllah nanti ada waktunya.

Masuk dari Senin sampai Kamis, jam 08.00-10.00. Senin materinya pengenalan huruf; Selasa materinya pengenalan angka/berhitung; Rabu Olahraga; Kamis ketrampilan / sholat.
Memulai kegiatan dengan mengumpulkan anak2 di belakang area belajar, untuk menggerakan badan bernyanyi bersama. Berbaris dan kadang diselipkan pertanyaan2 materi. Senin diperiksa kuku (sudah bersih dan potong kuku belum?), rambut (sudah keramas belum?), gigi (sudah gosok gigi belum?).

Anak2 duduk kembali ke area belajar, belum mulai belajar tapi dipersilakan sarapan dulu bagi yang belum. Diberi waktu cukup, selesai ngga selesai sarapan harus ditinggalkan dan mulai doa belajar. Bu guru menulis materi di papan tulis (misal huruf A B C D - Z atau 1 2 3 - 10) tanya jawab, setelah itu menebalkan di buku tugas. Bu guru memberi perhatian pada tiap murid saat menebalkan. Buku dikumpul kemudian mulai belajar huruf hijaiyah (iqro), baca satu per satu ke ibu guru dengan buku iqro masing2. Terakhir belajar doa-doa sehari2.

Pelajaran selesai, membaca doa penutup, anak2 berkumpul di ibu guru, kadang ditest ringan ttg materi hari ini, kemudian salam tangan ibu guru dan dapat bonus stempel bintang biru di punggung tangan kiri dan kanan, langsung pulang deh..
Sip, semoga bisa saya contoh untuk belajar Bisma di rumah :)

Bisma 1st School

Bisma nyicip "sekolah" kelompok bermain cukup 2 hari. Saya putuskan tidak lanjut lagi, karena aktivitasnya tidak sesuai dengan bayangan sebelumnya. Dikiranya akan lebih banyak sesi bermain, bernyanyi, belajar makan, berhitung dengan gambar, mewarnai, games2, bermain bentuk, binatang, buah, dan warna, dan sekitar itu. Tapi ternyata disini kurang aktivitas yang diharapkan, lebih ditekankan belajar baca, tulis, dan iqro. Dan emang dari awal sudah diperingati, ini untuk di atas 3th. (Tapi rasanya umur 3th pun harusnya lebih banyak bermain kan?)

Benar, teman2 Bisma disitu berumur di atas 3thn dan mulai lancar belajar baca, tulis, iqro. Tiba-tiba saya diserang rasa minder dan salah tingkah, saya jadi malu dan merasa memaksakan anak untuk sekolah yang belum waktunya! Tekad saya pengen pulang cepat hahaha dengan niat ngga mau maksain Bisma, itu saja.

Lucunya, Bisma justru ngga mau diajak pulang, padahal mogok ngga mau berbaris dan nyanyi sama2, katanya "mau tulis-tulis", memang benar dia langsung buka buku tulisnya dan mulai coret2 dengan pensil juga pastel (crayon). Saya menyibukkan Bisma blajar nulis angka 1,2,3,4,5 warna-warni, berusaha cuek sama bu guru yang mungkin juga serba salah mau ngajarin Bisma. Saking serunya berdua main warna, anak2 lain malah jadi ikutan gabung,, hahaha  (apa saya cocok bikin Kelompok Bermain aja ya?)

Bisma bisa menjawab lugas dan benar waktu ditanya angka dari 1-5 juga warna2 (sebelum 2.5 thn pun sudah hafal), besar kecil benda, banyak sedikit. Bangga sekali rasanya, sayang klo sama ibu guru masih malu banget, diem klo ditanya. Kadang manjat2 meja belajar (karena itu sebenernya mirip bangku panjang). Pada menit2 terakhir mulai lari2 keliling ruangan (dia memang suka lari2 di tempat luas).

Menjelang pulang, anak2 ditest ringan (angka atau huruf) tentunya kecuali Bisma si anak bawang hehe, tanpa test, langsung salam tangan bu guru dan dapet bonus stempel bintang biru di punggung tangan kiri dan kanan, itu yang buat Bisma senang! selalu semangat kalau disuruh pamit salam tangan bu guru, "apet intang kecil ni!" kata dia.

Bisma's Schooling

Keliling cari playgroup untuk Bisma, niatnya sih pengen masuk playgroup (kelompok bermain) untuk mengisi waktu, belajar berbaur dengan lingkungan luar (ya ibunya ya anaknya!), sekaligus dapat stimulasi belajar bermain.
Umur 2thn 7 bulan dinilai belum "pantas" masuk playgroup. Seharusnya di atas 3 thn! jadi ngga heran banyak playgroup yang nolak Bisma. Jadi dari awal ditekankan bahwa ini bukan untuk belajar wajib, tidak ada pemaksaan utk Bisma belajar huruf dan angka, tidak ada test, hanya pengenalan saja.

Yang bikin heran, ada ibu2 lain ngaku masukin anaknya mulai dari 2thn, ada yg 2.5th. Dan beritanya masuk TK sudah bisa baca tulis (wah,, saya kaget juga! karena setau saya jaman dulu ya TK itu tempat belajar baca tulis, jadi masuk TK ya belum bisa baca tulis,, hm, beda jaman ya..). Hadapi fakta ini ngeri juga dan mulai timbul pertanyaan2 khawatir "apa Bisma akan terlambat?" "Kapan harus saya push untuk belajar baca tulis?" "Apa sekolah ini normal?" "Bagaimana Bisma nanti?"  bla bla. Khawatir ini muncul karena saya sebagai ibu merasa bertanggung jawab atas pendidikan anak, apalagi sering dengar usia 3 tahun pertama adalah usia emas untuk mengembangkan otak.

Teman memberi masukan, bahwa belum saatnya anak2 umur dini di"jejali" pendidikan baca tulis karena masih umur2 bermain, anak bisa stress, ini juga fakta dari psikolog anak. Dari sini saya sedikit lebih santai jadinya. Bismillah,, semoga semuanya berjalan lancar. Tidak ada pemaksaan karena ini memang belum cukup umur. Anak2 itu seperti spons yang siap menyerap apa yang kita ajarkan, berbekal optimisme ini saya menanti umur yang cukup dan siap untuk pelajaran baca tulis dan dapat diserap secara optimal.

Minggu, 26 Februari 2012

Buku "Ya Allah Tolong Aku, Aku Sedih Aku Bingung Aku Kesal"

Membaca buku ini benar2 merasa dimengerti. Seperti mendengar obrolan langsung dari orang yang juga pernah "jatuh" dan bangkit karena Allah. Mudah mencerna isi buku ini karena bahasanya yang ringan, bab-bab yang dipisah pendek2 dan ada kesimpulan juga disertai doa.

Jujur saja, yang membuat mengambil buku ini adalah kecocokan saya dengan judulnya, sungguh berkaitan dengan saya yg memang perlu pertolongan Allah, disaat "tak ada yg bisa bantu dan tak ada tempat curhat" hanya Allah tumpuan kita, hanya kepada Dia kita memohon dan berserah diri, curhat, menangis, mengadu, meminta. Hanya kadang kita sendiri yang menjauh dan tak menemukan dimana Dia. Buku ini seperti seorang sahabat yang membantu mengarahkan, menarik dari kehampaan.

Untuk saya, justru buku inilah yang sebenar-benarnya buku "La Tahzan" -Jangan Bersedih- Alhamdulillah, setelah baca, pikiran terbuka dan lebih banyak bersyukur. 
Semoga pengarangnya mendapat limpahan berkah dari Allah karena buku yang dia buat sungguh bermanfaat untuk orang lain, amin.

Sabtu, 25 Februari 2012

Fave Gaga

Saya termasuk telat suka lagunya Lady Gaga, awalnya kenal nama Gaga karena kehebohan gayanya yg sering jadi bahan berita dan malah disukai orang dengan gayanya yg nyentrik. Lama2 dengar di area publik (seperti mall, tukang vcd bajakan, jadi backingsound acara2 tertentu, dll dst) baru tau klo lagu2 asik itu punyanya si Gaga, hehe.. Baru ngerti, didukung penampilan panggungnya pantas aja dia menyabet penghargaan2 bergengsi Grammy Award, Billboard Award, dan berderet2 lainnya.

Jadilah saya donlot 3 lagu Gaga yg saya suka : Bad Romance, Eh Eh (Nothing Else I Can Say), dan Poker Face. Sayang video klip-nya ngga ada yg beres,, atas nama kreativitas itu bagus kata orang2, tapi saya pribadi kurang nyaman karena gaya nyentrik yg terlalu vulgar. Untung video2 gak beres itu ngga musti saya tonton klo pengen dengerin lagu itu, video saya transfer jadi format .mp3, yg selain itu juga jadi tidak terlalu besar file-nya. Lagu "Telephone" feat. Beyonce  juga bagus, tapi hasil donlot kurang maksimal karena banyak efek sound dari video klip (yg tidak perlu didengar kalau sudah dalam format nonvideo).

Kalau dengerin "Eh Eh (Nothing Else I Can Say)" seperti bukan Lady Gaga yg nyanyi, lagunya terkesan manis, beda dengan Bad Romance dengan suara kuatnya Gaga ~rock~. Hm,, belom coba lg eksplor lagu2 dia yang lain (LAGUnya bukan GAYAnya) .

Selasa, 07 Februari 2012

My Music

Paling asik memang beraktivitas sambil dengerin musik, lagu2 favorit. Rasanya dunia milik sendiri (kalo dengerinnya pake headset hehe). Tapi ya tergantung hobi orang, klo ngga hobi musik yaa ngga ngaruh lah.
Saya ngga peduli, lagu yg saya denger itu lagu jadul atau lagu masa kini, beat cepat atau lambat, yang jelas itu asik di telinga saya, that's enough for making good mood. 
Ada lagu2 yg ngga bisa saya tinggalin walaupun sudah basi, selalu saya cari. Glory of Love-nya Peter Cetera, Rain-nya Joey McIntyre, Apologize-nya Timbaland, Sarang Hae Yo (Ost Sassy Girl), How can i not love U (Ost Anna & The King), lagu2nya ColdpLaY, Here Without U- 3 Doors Down, How u Remind Me-Nickelback, masih banyak lagi.
Baru2 ini saya lg kesengsem sama Bad Romance-nya Lady Gaga (telat bgt sukanya), Someone Like U- Adele (keren bgt), Grenada- Bruno Mars, Trouble-Lenka. Paradise-Coldplay,, hmm,, sebutin aja smua ?! Diputer terus pake windows player,, jadi ngga akan kusut (pita kaset bgt hehe)
Kadang milih lagu lokal itu males,, walopun kadang lama2 menikmati juga. 

Senin, 30 Januari 2012

Bisma go to 2,5 years old

Gemes dan sangat menggemaskan. Sekarang ini lagi cerewet2nya, suka niru2 omongan, fotocopy, minta ini itu, joget2, nyanyi2, hafal warna.
Bisma termasuk terlambat waktu ngomongnya, anak2 lain umur 1,5thn sudah cas cis cus, nah si bisma umur 2thn ke atas baru mulai belajar ngomong 1 kata. Baru setelah 3 bulan setelah ultah ke 2thn, tiba2 nyerocos macam2. Ak sering terkaget2, Bisma tiba2 bilang sesuatu kata baru tiap harinya, sepertinya tumpukan kosakata yang tersimpan di otaknya yang selama ini tersimpan kemudian banjir keluar. Makin lama makin menyusun kalimat (walaupun masih sering terbalik2, misalnya mau bilang "anak bebek" jadi "bebek anak" ehehe). 
Ini mungkin terlihat simple, tapi untuk seorang ibu dengan anak pertama ini hal itu cukup bikin perasaan bahagia banget, seneng dan lega bisa menyaksikan perkembangan anak disamping pertumbuhannya. Apalagi waktu tau, Bisma hafal warna di umur 2thn 4bln. Ak ingat2, dulu waktu ak iseng2 mengenalkan warna dia hanya diam entah menyimak atau ngga, ternyata diam2 dia menyimak dan menyimpan 'informasi' itu.

Jumat, 23 Desember 2011

Boyband mania

Demam K-Pop buat jadi boyband dan girlband di Indonesia marak bermunculan (lagi). Sebetulnya awalnya kan boyband dari Barat (terutama British ya,,) masuk Asia jadi KorSel yg mempopulerkan. Kelompok penyanyi pria/wanita (yg sebetulnya tampil tanpa band musik) bernyanyi dan menari. Kelompok atau grup ini bisa beranggotakan 3 orang bahkan sampai 9 orang! Penampilan menarik dengan kostum fashionable dan gerak gerik heboh kompak bikin eyecatching, kadang walaupun sebel ngeliatnya tapi tetep menarik mata buat nontonin terus (sambil nyela2) hehehhe.
Lihat boy/girlband asal Korsel sih ngga aneh, asik liatnya, penampilan mereka yg seru khas dandanan Korea : rambut warna warni dan gaya baju yg memang beda dari yg lain. Sedangkan boy/girlband Indonesia terlalu berkiblat ke Korea, meniru gaya fashion baju dan rambut. Kadang2 terlihat maksa,, terlalu copycat (dan sering ngga ngaku). Mungkin bermaksud mengejar pasaran juga, publik sedang tergila2 K-Pop.
Karena keburu ilfeel sama yg plagiat bgitu ngeliatnya jadi banyak cacatnya (walaupun sebetulnya mungkin sangat bagus menurut orang lain-- maaf ini penilaian subyektif). Sibuk nari-nari sambil nyanyi (dan bergaya budaya negara lain) ehm,, rasanya agak2 capek ngeliatnya. Belom lagi yg sok imut, aiih.
Anyway.. Bagaimanapun juga,, mereka perlu diberi apresiasi atas keberanian, kerja keras dan semangatnya meramaikan kancah musik (terutama di Indonesia).. Ngga gampang lho menembus pasaran, saingan banyak dan berani sabar mencari kesempatan dalam kesempitan. Well,, kita juga harus positive think juga kan ;)

Senin, 24 Oktober 2011

Pindah Rumah

Salah satu anggota keluarga keluar dari rumah induk untuk pindah ke rumah kontrakan sendiri. Geser sana sini, angkut2 sibuk dengan pick-up barang. Lemari, kulkas, rak, dan segambreng peralatan rumah tangga lainnya, heboh repot tapi (mungkin) senang. Antara ikut senang juga sedih ngga akan serumah lagi.
Ak iri, hahaha,, tepatnya mungkin ikut senang karena bisa merasakan hawa baru, menata barang2 sendiri di rumah sendiri, sibuk2 sendiri dengan aturan2 sendiri.

Jadi inget masa kuliah dulu, pindah2 kost, cari2 yg nyaman dan dekat kampus. Ak selalu nyari rumah kos yang penduduknya ngga banyak, berbentuk rumah (bukan bentuk kamar2 banyak seperti sangkar burung merpati hehe), punya fasilitas menyerupai rumah. Mungkin karena ak kurang nyaman dengan banyak orang, waktu itu motonya "banyak orang banyak masalah" (dan itu pernah terbukti waktu nge-kos 1 bangunan 23 orang,, rame dan ada aja yg bikin gara2).
Pindah kos dulu cuma angkut sedikit barang,, namanya juga masih mahasiswi. Tapi pindahan selalu buat ak semangat, hahaha. Suasana baru yang lebih nyaman, teman2 baru yang ngga kalah menyenangkan, dan pastinya fasilitas rumah kos yang lebih baik. Pernah dapat kamar yang bau cat karena masih baru selesai renov, bau cat itu bikin pusing tapi menyenangkan hehe.
Teras rumah kontrakan Bypass Denpasar
Semenjak menikah ikut suami, belum pernah pindah rumah kontrakan. Yang ada kami sibuk mondar mandir Jakarta Denpasar dengan berbagai kepentingan, seperti keluarga keong, kami traveling sana sini bawa "rumah" untuk berpindah sementara,, hahaha... sampe Bogor, Bandung, Malang. Perubahan suasana bgini juga cukup menyenangkan walopun capek sebenernya.
Harapan di masa depan bisa dapat rumah sendiri yang nyaman, sehat, indah, dan punya lingkungan yang baik,, bisa menata kebun sendiri dan bisa bereksperimen untuk dan dengan rumah sendiri, bisa dijadikan tempat menginap.istirahat orang tua dan saudara..   amiiinn...

Minggu, 09 Oktober 2011

Belanja Online

Saya menemukan kenyamanan tersendiri dengan belanja online via internet, bukan hanya sekedar kemajuan jaman yang semakin memudahkan hidup. Pilih barang, transfer, terima barang di rumah. Tidak mengecilkan kebaikan berbelanja langsung di toko/mall/pasar yang punya kelebihan tersendiri, selain dapat melihat langsung bentuk dan warna, dirasakan bahannya, dicoba pakai di badan sendiri, semua sesuai yang dilihat dan dirasa, tak ragu ada kelainan dengan foto seperti berbelanja via internet yang hanya mengandalkan foto.

Sejak punya putra tercinta, rasanya sayang banget membuang waktu ke luar rumah untuk memilih2 baju atau tas di toko atau mall, karena saya tidak pintar memilih dengan cepat. Apalagi dengan pilihan terlalu beragam, makinlah bingung dan makin lama melihat2 (karena lapar mata hehe), jadi memilih dengan bebas lewat internet di rumah itu menyenangkan. Saat online seller menawarkan produk2nya yang tak sebanyak di toko/mall saya justru merasa nyaman dengan pilihan yang terbatas itu, juga bebas memilih tanpa harus merasa risih ditunggu atau dipandangi pramuniaga toko.

Visualisasi produk tak hanya lewat foto, tapi juga deskripsi lengkap dengan ukuran, warna, bahan dan lainnya sebagai informasi. Online buyer seharusnya sudah maklum dan mengerti resiko berbelanja dengan mengandalkan kepercayaan penjual melalui deskripsi dan fotonya. Itu resiko yang mesti diambil untuk bayaran kemudahan berbelanja ini. Kalau ngga mau ambil resiko ya jangan belanja online ;) 



Minggu, 02 Oktober 2011

Separating Bisma from Bubis II

Sampai umur 2 tahun Bisma masih "nempel" sama ibu Bisma, alias nenen, padahal ASI udah tinggal sdikit jadi sebetulnya dia bukan lagi perlu susu ibu, hanya "mentil". Giginya cukup mengerikan klo nenen sampe ketiduran. Tekad bulat menyapih terhalang keadaan sungkan mengganggu keluarga soalnya Bisma heboh sekali kalau ngga ketemu nenen, mengamuk ribut, badai!
Menyapih sudah dimulai pelan-pelan dari umur 18 bulan ke atas, frekuensi nenen di siang hari dikurangi. Saat umur 2 tahun yang harusnya sudah total selesai, baru sampai pada tahap -nenen hanya saat mau tidur-  ya segitu juga udah alhamdulillah, penuh perjuangan sampai pada tahap itu.

Umur 26 bulan keadaan kondusif dan cukup dukungan keluarga (2 hal ini penting banget !) dimulai sapih total Bisma. Tidur digendong Yangkung atau ketiduran sambil jalan2 naik motor bertiga sama ayah Bisma efektif membuat lupa sama nenen. Dan pada saatnya 21 September 2011, Rabu pagi terakhir Bisma nenen. Setelah itu ngga ada lagi tidur sambil nenen, dan pada saat-saat itu tahap paling 'sibuk', tangan pegal karena gendong terus, terbangun malam2 dan heboh teriak2 ganggu tidur orang,, fiuhh,, diperparah lagi belum lancar ngomong, jadi nangis gerung2 ngga jelas maunya apa.

Bismillah, semoga tahap ini tetap kuat sabar dan segera terlewati. Alhamdulillah atas banyaknya kemajuan Bisma,, Selamat menjadi besar dan lebih mandiri Nak,, ibu selalu sayang kamu..


Sabtu, 01 Oktober 2011

Hilangnya Momo Sapi Bisma

1 Oktober dini hari,, stgh 3 pagi, tragedi si Momo sapi kecil Bisma hilang digondol anjing di pinggir jalan depan kontrakan Bypass. Anjing itu tiba2 datang, gonggong galak waktu aku lg ngelonin Bisma yg kebangun tengah malam rewel. Pelan2 dengan takut dikejar ak pergi dari situ, ternyata Bisma nangis2 jejeritan waktu sadar boneka sapi kecilnya jatuh dekat anjing, takut sama anjing ak pilih menjauh untuk manggil si ayah Bisma buat ngusir anjing itu, waktu datang ke tempat situ lagi si sapi momo udah raib hilang bareng si anjing,, buset,, kurang ajir.

Kejadian berikutnya ibu bisma yang nangis menyesali hilangnya boneka kesayangan Bisma,, dan Bisma malah terdiam maklum. Menyesal karena ngga berusaha lebih berani lagi ngusir anjing itu demi Bisma yg jejeritan panik bonekanya terjatuh. "Bisma, maafin ibu ya,, bonekanya hilang, sapi momo diambil anjing nakal", Bisma masih diam sambil meluk aku.
Malam itu juga dan siang keesokannya menyusuri jalan itu udah ngga dapet lagi si momo. Resmi hilang sudah sapi kecil itu, ngga tau dibawa kemana sama si anjing **@#X$%&Z#**  (ngga tau musti ngumpat apa sama anjing itu !!!)
Malam itu Bisma berusaha tidur lagi dengan biasa, dia bilang "momo ndak ada, momo atuh, ajing" maksudnya sapi momo ngga ada, jatuh dibawa anjing..  aduh klo denger itu rasanya sedih.. walopun seharusnya sebagai ibu bangga Bisma bisa tegar dengan mudah lupa boneka kesayangannya yang diambil anjing.
Bye-bye momo kecil,, thanks a lot udah nemenin Bisma selalu, malah sampe ke jakarta segala,, love u.

Bisma 1 thn - Momo sudah lengket
Paling seneng megang ekor si momo
Bisma 2 thn - main sama momo

Kamis, 22 September 2011

Tanaman Hias Pelembut Ruangan

     Tanaman sebagai soft material landscape memiliki berbagai fungsi, utamanya sebagai penghasil oksigen. Untuk kepentingan indoor tanaman bermanfaat dekoratif sebagai tanaman hias pelembut suasana ruangan, yaitu mengurangi kesan kaku ruang. Sebuah ruangan bisa jadi sudah rapi tapi akan lebih bernilai plus dengan adanya tanaman hias yang memperindah dan menyegarkan mata dengan warna alami daun atau bentuk daun yang unik.
    Untuk mempercantik meja ruangan, pot tanaman hias yang imut kecil dan sederhana cukup menghidupkan suasana. Untuk ruangan luas lebih imbang dengan pot tanaman yang lebih besar. Tanaman bertajuk lebar atau berwarna mencolok akan memberi kesan 'penuh' pada ruangan luas terutama ruangan dengan sedikit elemen keras interior (misal meja, kursi, lemari, dan lainnya), bahkan bisa menjadi point interest. Tanaman hias dengan tajuk kecil atau tidak masif lebih cocok untuk ruangan luas yang sudah 'ramai' dengan elemen keras interior.

Meja ruang tamu sebelum ditambahkan tanaman hias
Meja ruang tamu setelah ditambahkan pot kecil tanaman hias
Si imut hijau menyegarkan
Lebih cantik dan hidup dengan tanaman hias

Rabu, 14 September 2011

Makaroni Panggang



Bahan :
350 gr  makaroni rebus matang dan tiriskan
5 btr    telur
200 ml susu cair
Keju parut secukupnya

Tumis :
250 gr  daging cincang / kornet
1 bh     bawang bombay, cincang halus
4 sdm  saos tomat
1 sdm  saos sambal
1 sdt    garam
1 sdt    gula
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt pala bubuk
(bisa ditambah dengan sosis iris, biar makin rame)

Aduk rata makaroni, telur kocok, susu, dengan tumis daging cincang. Letakkan di loyang atau cup aluminium foil, taburi bagian atasnya dengan keju parut. Panggang 50-60 menit. Sajikan  ;)

Lupis Manis

Lupis, kue tradisional dari bahan ketan putih yg dibungkus daun (biasanya daun pisang), direbus lama, kemudian dimakan dengan siraman gula merah dan kelapa. Rasanya hm... manis kenyal gurih.
Jajanan pasar yg paling ak sukaaaaaaa  :D

kue lupis masih terbungkus daun
kue lupis siap makan!
Resep bikin lupis (ngintip dari blog orang :p  )
Bahan:
· 1 liter beras ketan, cuci, tiriskan
· 1 sdm air kapur sirih
· ½ butir kelapa parut
· ¼ sdt garam halus
· Daun pisang untuk pembungkus
Bahan siraman Gula:
· 300 gram gula merah
· 3 sdm gula pasir
· 125cc air
· 1 lembar daun pandan
(semua direbus sampai mendidih dan kental, dinginkan saring)

Cara membuat:
· Beras ketan dicuci, diperciki air kapur sirih, aduk rata.
· Daun pisang dibentuk kerucut, isi dengan beras ketan kira-kira 2 sdm, pipihkan dan belokan sisa daun sebelahnya menutupi bagian yang terbuka dan sisipkan, semat dengan biting (lidi).
· Rebus dengan air selama 3 jam. Tiriskan dan dinginkan.
· Hidangkan dengan kelapa parut siram gula.